Tuesday, December 6, 2011

kekasih hatiku dan surgaku

ini adalah kekasihku tersayang, namanya royani sadeli
dia yang mampu membuatku berhenti, berhenti mencintai orang lain, berhenti minum, berhenti merokok dan berhenti kelayapan malem...
lelaki ini mengajarkan aku menjadi seorang wanita,
mengajarkan aku bagaimana mencintai yang benar, walaupun penolakan demi penolakan dia terima dari kelurgaku... meskipun semuanya tidaklah mudah tetapi dia menguatkan aku. membuat aku mampu melangkah melangkah dan terus melangkah dengannya
aku bukanlah wanita sempurna, bukan wanita luar biasa
tapi kehadirannya mampu menyempurnakan semua kekuranganku, semua kealfaanku
aku mencintainya tanpa alasan 
awal perjumpaan aku dengannya di sebuah acara Kopdar alias kopi darat komunitas chater mig33, dari sana kami berkenalan. awalnya aku sudah mempunyai kekasih dan aku sama sekali tidak tertarik dengannya, setelah beberapa jam aku berbicara dan melihatnya dari kejauhan, aku melihat ada sesuatu yang berbeda dari dirinya dengan lelaki lain disekelilingku.dia pendiam, dan manis, iya dia manis, dan pendiam, 
dia mampu membuatku penasaran saat itu, sangat penasaran dengannya.
tanpa malu ku hampiri dirinya, ku tanyakan nama aslinya dan nama ID mig33, tanpa ragu langsung ku sodorkan nomor telponku padanya, sedikit kesal sih waktu dia memberikan nomor telponku ke temannya. 
saking polosnya pria ini, dia tak mengerti sinyal - sinyal yang aku berikan kepadanya. aku ingin berkenalan dengannya, iya.. dengannya hanya dengannya bukan teman - temannya.
waktupun berlalu, sejak malam pertama aku kenal dengannya. aku langsung menyukainya, karna kejujuran dan kepolosannya.... dan bulan demi bulanpun berlalu bersamanya... dengan tawa tangis amarah dan pelukan sayang...
aku mencintainya, apapun kekurangan dan kelebihannya.........
tapi aku tau, ini tidaklah mudah untuk kami... menjadi satu dalam sebuah ikatan pernikahan
penolakan demi penolakan dari ibuku, maupun dari keluarganya sering singgah di hari - hari kami, di tawa kami pasti slalu ada bulir air mata.
tapi aku tau, dia bukanlah lelaki yang gampang menyerah seperti aku. dia slalu menggengam erat tanganku agar aku dapat kembali berdiri dan melangkah bersamanya, entah berakhir dimana langkah langkah kami.
entah bermuara dimana kehidupan kami....
kami hanya berdoa semoga Tuhan dan Allah mempersatukan kami dalam mahligai impian kami, dengan istana kecil di hati kami, melahirkan keturunan demi keturunan dari hasil cinta, kasih dan sayang kami.
dan dengan restu utuh yang dia inginkan............
aku sangat mencintainya, mencintainya hingga habis nafasku nanti..................





No comments:

Post a Comment