kamu menabur serpihan rindu pada dahiku
kamu bungkus sebuah kenangan dalam lampion kelabu
aku tak banyak berharap, karna ku lelah menunggu
dan tak pernah tau kemana aku melaju, jika bersamamu
aku memang dungu
karna membiarkan mu mengaduk aduk ruang kalbu
aku memang punya rindu
tapi tak pernah ku tunjukan padamu
hujan tlah berlalu
dan dirimu kembali membatu
seolah tak pernah terjadi sesuatu
saat rindu menusuk kalbu
kamu biarkan aku terus menunggu
hingga akupun menjadi batu
Bidadari_jingg4
Kembangan, 21 Agustus 2011
No comments:
Post a Comment