Setiap kepingan waktu yang ku lalui, tersulam senyummu
hingga bias nafasku menyebutkan kata- kata cinta untukmu
taman mimpi akan kugenggam bersama pelukmu
mungkin waktu akan berhenti berputar untuk kita dan bukan untuk cinta kita
aku bukan lagi seorang gadis berselimut mimpi
bukan lagi nyanyian sepi
dan waktu yang kulalui tak lagi sembunyi
bukan pangeran juga bukan bangsawan
hanya lelaki pengelana hidup
dengan mahar keikhlasannya dan kesabarannya
meminangku dengan seluruh aku
jakarta, 15 Mei 2009
teruntuk kekasihku Roy
No comments:
Post a Comment