ku sapa pagi yang tlah datang
ku sambut mentari yang tlah bersinar
ku bernyanyi bersama burung yang berkicau
rasakan hari yang tlah tercipta
meski hujan mengguyur basahi bumi
tak begitu berarti untukku
karna semua tlah hampa dan mati rasa
ketika waktu berbicara
sejak rasa itu pergi dari hidupku
entah segalanya tlah luluh tersapu tangis
ku pernah mencoba lupakan semua
ku pernah lakukan semua tuk hapuskan wajahmu
mengapa terpendam rasa ini??
salahkah akan cinta kita!!
mungkinkah kan terus terpendam di hatimu dan hatiku??
hingga tak pernah saling memiliki
andai ku dapat seperti angin yang dapat bergerak bebas
seperti waktu dapat berlalu peergi
mungkin hujanpun tak dapat luluhkan ku
dengan sejuta harap dan impian bersamanya
biarlah ku ikhlaskan cerita ini
kisah hidup yang ku alami dengan cintaku
dan kan selalu ku kenangkan
kisah ini tuk esok hariku
_nyanyian peri senja_
Monday, March 24, 2008
Monday, March 17, 2008
hari ke-3
kring....kring... bunyi alarm di kamarku. hari ini hari kamis tanggal 7 february ku lihat tanggalan merah "ehm,,kayanya hari ini aku bisa tidur agak panjang nich mumpung hari libur" kataku dalam hati. lalu segera ku matikan hp ku,takut kalau-kalau nanti teman mengajakku jalan atau malah mau berlibur di rumahku. memang sudah kebiasaan teman- teman jika libur mereka selalu datang menggangguku tidur dan tak jarang jika ku menolak ajakan mereka,mereka malah sengaja datang dan menarikku keluar kamar.
tanpa sengaja ku melihat foto mantanku yang ku letakan tepat di sebelah tempat tidurku,lalu ku putar lagu dealova dan ku buka diary lalu ku mencorat-coret namanya hingga aku tertidur kembali.
jam menunjukan 10.35 ku dengar suara mbah (dalam bahasa jawa yang artinya nenek) memanggilku dari bawah "Ra..Rara.. ayo bangun sudah siang" suara mbahku berteriak memanggilku yang berada di kamar atas.ku masih diam meski mataku tak tepejam lagi terdengar lagi suaranya memanggilku "Ra..Rara..aduh kamu ini pemali tau perawan bangun siang ntar jauh jodoh loch" segera ku turun dan menghampirinya "iya mbah' jawabku singkat.segera ku menyambar handuk dan sedikit berlari menuju kamar mandi. "hu..uh ngapain sich tu orang ke mari gak tau orang lagi istirahat kali ya? seruku menggerutu. selesai aku mandi lalu ku segera naik kekamarku mengganti pakaian yang tadi ku kenakan sambil berlama-lama di depan kaca ku pandangi diriku di depan cermin besar dan bertanya "apa aku gak pantes jadi pacarnya eko ya? andai aja aku selalu mau belajar untuk setia pasti kejadiaan itu gak terjadi." setelah ku rasa sudah terlalu lama aku berdiri dan menyesali perbuatanku akhirnya segera aku turun menenui seseorang yang dari tadi menungguku di teras."hai Ra sudah selesai?" tanya pemuda yang mengenakan kaos hitam dengan jins birunya "ngapain loe kesini?ganggu orang aja!"jawabku ketus dan berjalan kedalam mengmbilkan minun "nih" kataku sambil menyodorkan gelas dan mimuman "jalan yuck Ra!" katanya sambil tersenyum " ogah lagi males jalan nich gue" kataku agak sedikit ketus "kenapa sich Ra kok kalo gue ajak jalan gak pernah mau?" tanyanya lagi " udah ah males gue,kapan-kapan aja ya!" jawabku dengan nada melemah "oke,tapi janji ya loe harus mau gue ajak jalan" katanya lagi sambil meminun air yang tadi ku suguhkan "iya tapi sekali aja ya!" kataku sambil meyakinkan tiba-tiba tlp rumahku berdering lalu ku berlari masuk rumah untuk mengangkat tlp "halo bisa bicara dengan Rara?"tanya suara di seberang sana "kenapa feb? nie gue Rara." jawabku "eh Ra lagi ngapain loe,kok tumben ada dirumah! jalan yu kita ke blok M plaza temenin gue nyari sepatu ma baju. mau yah mau dong" kata suara di sebrang sana tiada henti berbicara memaksaku ikut menemaninya. ku berfikir lebih baik aku ikut febri jalan ketimbang harus jalan dengan orang yang paling menyebalkan di seluruh jakarta barat ini."iya loe jemput gue aja di rumah mbah gue ya! jam 12an loe harus dah sampe rumah gue ya?!" jawabku sedikit memaksa. lalu ku tutup tlpnya dan keluar menemui pria berkaos hitam "tlp dari siapa Ra?"tanyanya "dari febri,bentar lagi gue mau jalan ma dia ke blok M jadi mendingan loe pulang aja ya!! besok-besok baru deh gue jalan ama loenya." kataku "yah kok gitu sih Ra? tapi ya udah deh gue pulang dari pada nanti loe malah jadi BT.tapi janji ya loe harus mau gue ajak jalan." jawabnya pasrah."iya beres pokoknya sekarang loe pulang dulu yah" kataku. lalu pria berkaos hitampun segera pamit pulang.
tanpa sengaja ku melihat foto mantanku yang ku letakan tepat di sebelah tempat tidurku,lalu ku putar lagu dealova dan ku buka diary lalu ku mencorat-coret namanya hingga aku tertidur kembali.
jam menunjukan 10.35 ku dengar suara mbah (dalam bahasa jawa yang artinya nenek) memanggilku dari bawah "Ra..Rara.. ayo bangun sudah siang" suara mbahku berteriak memanggilku yang berada di kamar atas.ku masih diam meski mataku tak tepejam lagi terdengar lagi suaranya memanggilku "Ra..Rara..aduh kamu ini pemali tau perawan bangun siang ntar jauh jodoh loch" segera ku turun dan menghampirinya "iya mbah' jawabku singkat.segera ku menyambar handuk dan sedikit berlari menuju kamar mandi. "hu..uh ngapain sich tu orang ke mari gak tau orang lagi istirahat kali ya? seruku menggerutu. selesai aku mandi lalu ku segera naik kekamarku mengganti pakaian yang tadi ku kenakan sambil berlama-lama di depan kaca ku pandangi diriku di depan cermin besar dan bertanya "apa aku gak pantes jadi pacarnya eko ya? andai aja aku selalu mau belajar untuk setia pasti kejadiaan itu gak terjadi." setelah ku rasa sudah terlalu lama aku berdiri dan menyesali perbuatanku akhirnya segera aku turun menenui seseorang yang dari tadi menungguku di teras."hai Ra sudah selesai?" tanya pemuda yang mengenakan kaos hitam dengan jins birunya "ngapain loe kesini?ganggu orang aja!"jawabku ketus dan berjalan kedalam mengmbilkan minun "nih" kataku sambil menyodorkan gelas dan mimuman "jalan yuck Ra!" katanya sambil tersenyum " ogah lagi males jalan nich gue" kataku agak sedikit ketus "kenapa sich Ra kok kalo gue ajak jalan gak pernah mau?" tanyanya lagi " udah ah males gue,kapan-kapan aja ya!" jawabku dengan nada melemah "oke,tapi janji ya loe harus mau gue ajak jalan" katanya lagi sambil meminun air yang tadi ku suguhkan "iya tapi sekali aja ya!" kataku sambil meyakinkan tiba-tiba tlp rumahku berdering lalu ku berlari masuk rumah untuk mengangkat tlp "halo bisa bicara dengan Rara?"tanya suara di seberang sana "kenapa feb? nie gue Rara." jawabku "eh Ra lagi ngapain loe,kok tumben ada dirumah! jalan yu kita ke blok M plaza temenin gue nyari sepatu ma baju. mau yah mau dong" kata suara di sebrang sana tiada henti berbicara memaksaku ikut menemaninya. ku berfikir lebih baik aku ikut febri jalan ketimbang harus jalan dengan orang yang paling menyebalkan di seluruh jakarta barat ini."iya loe jemput gue aja di rumah mbah gue ya! jam 12an loe harus dah sampe rumah gue ya?!" jawabku sedikit memaksa. lalu ku tutup tlpnya dan keluar menemui pria berkaos hitam "tlp dari siapa Ra?"tanyanya "dari febri,bentar lagi gue mau jalan ma dia ke blok M jadi mendingan loe pulang aja ya!! besok-besok baru deh gue jalan ama loenya." kataku "yah kok gitu sih Ra? tapi ya udah deh gue pulang dari pada nanti loe malah jadi BT.tapi janji ya loe harus mau gue ajak jalan." jawabnya pasrah."iya beres pokoknya sekarang loe pulang dulu yah" kataku. lalu pria berkaos hitampun segera pamit pulang.
Sunday, March 16, 2008
aku mau curhat nich!!!
percaya gak sama karma???
kalo kata orang karma itu ada tapi aku percaya gak percaya.sich.
duh aku lagi kangen banget deh ama mantan aku yang namanya Eko Cahyo seandainya aja dia baca apa yang aku tulis ini. sudah 3 tahun ini aku selalu merindukannya dan gak bisa ngelupaiin bahkan mengganti namanya di hatiku pun masih belum ku mampu... kenapa??kenapa?? hingga saat inipun masih tak ada yang dapat mengganti namanya di hati ini.padahal saat ini ada seseorang yang selalu menemaniku dan selalu menyayanyiku,meskipun aku selalu menyakitinya dengan membicarakan eko dan eko...
andai eko mengetahiu cinta yang masih terukir indah di dalam hati ku
saat embun pagi menyapaku
dan angin malam membelaiku
tak terasa air mata ini menetes
jatuh membasahi hari berganti hari
ku sadari waktu terus berlalu pergi
meninggalkan sejuta mimpi yang terukir di hati
pengharapan kan terus menanti
biarpun pagi telah datang dan malam tlah berakhir
ku tak pernah salahkan kata yang terucap
dan ku tak pernah sesali pertemuan
yang sedikit membuatku merasakan pelangi kebahagian
dan cahaya mentari jingga yang berkilau
kan terus terukir sebuah nama yang tak ku mengerti
dan tak pernah ku pahami arti hadirnya
kan ku jaga rasa ini
hingga suatu hari nanti ku dapatkan arti hadirnya untukku
mas eko puisi ini aku tulis buat kamu,dan aku takan pernah berhenti memulis tentang kamu di hatiku!!! sampai ku ketahui arti hadirmu dalam hatiku...
atau kan tetap ku jaga cinta yang pernah kau ciptakan pada diriku.
bidadari senja
percaya gak sama karma???
kalo kata orang karma itu ada tapi aku percaya gak percaya.sich.
duh aku lagi kangen banget deh ama mantan aku yang namanya Eko Cahyo seandainya aja dia baca apa yang aku tulis ini. sudah 3 tahun ini aku selalu merindukannya dan gak bisa ngelupaiin bahkan mengganti namanya di hatiku pun masih belum ku mampu... kenapa??kenapa?? hingga saat inipun masih tak ada yang dapat mengganti namanya di hati ini.padahal saat ini ada seseorang yang selalu menemaniku dan selalu menyayanyiku,meskipun aku selalu menyakitinya dengan membicarakan eko dan eko...
andai eko mengetahiu cinta yang masih terukir indah di dalam hati ku
saat embun pagi menyapaku
dan angin malam membelaiku
tak terasa air mata ini menetes
jatuh membasahi hari berganti hari
ku sadari waktu terus berlalu pergi
meninggalkan sejuta mimpi yang terukir di hati
pengharapan kan terus menanti
biarpun pagi telah datang dan malam tlah berakhir
ku tak pernah salahkan kata yang terucap
dan ku tak pernah sesali pertemuan
yang sedikit membuatku merasakan pelangi kebahagian
dan cahaya mentari jingga yang berkilau
kan terus terukir sebuah nama yang tak ku mengerti
dan tak pernah ku pahami arti hadirnya
kan ku jaga rasa ini
hingga suatu hari nanti ku dapatkan arti hadirnya untukku
mas eko puisi ini aku tulis buat kamu,dan aku takan pernah berhenti memulis tentang kamu di hatiku!!! sampai ku ketahui arti hadirmu dalam hatiku...
atau kan tetap ku jaga cinta yang pernah kau ciptakan pada diriku.
bidadari senja
Monday, March 10, 2008
hari 1
siang ini teramat terik seakan-akan matahari tepat berada di atas kepalaku ingin rasanya aku bersembunyi dalam lemari es untuk menyegarkan diri sejenak,hari ini memang cukup melelahkan tubuhku padahal jam telah menunjukan pukul 16.35. "hi Ra lagi nunggu angkot ya? mau bareng gak?" tanya suara dari belakangku "eh elo pri,thanks ya tapi gue pulang naik angkot aja deh sekalian jalan-jalan kali aja dapet cowo keren." jawabku "huh dasar loe,ya udah gue pulang ya nd loe ati-ati di jalan" jawab apri sambil melambaikan tangan dan berlalu pergi meninggalkanku yang dari tadi belum menggeser sedikitpun. Apri itu teman kantorku,perawakannya tinggi putih maklum masih keturunan tionghoa umurnya pun masih terbilang belia tapi telah mempunyai satu orang putri dan seorang putra,aku memang tak heran lagi dengan umurnya yang masih 25 tahun telah mempunyai keturunan.bahkn teman rumahku saja yang berumur 20 tahun telah mempunyai seorang putri yang berumur 2 tahun mungkin bukan ditempatku saja yang mempunyai kejadian-kejadian yang serupa.
jam telah menunjukan tepat pukul 19.00 malam. ku nyalakan tape usang yang terletak di sudut kamarku ku setel program untuk menyalakan radio dan ku setal frekuensi kesayanganku lalu ku rebahkan tubuhku setalah selesai tugas sore yang harus ku kerjakan.maklum aku tidak tinggal dengan orang tua,hal rutin yang harus aku kerjakan selesai mandi aku makan lalu cuci piring dan mematikan meteren air pam setelah itu aku boleh melakukan pekerjaan yang lainnya. ku pandangi langit-langit kamarku sambil ikut bernyanyi lagu kesukaanku yang dinyanyikan once yang judulnya dealova.aku senang sekali mendengarkan lagu dealova meskipun setiap hari ku mendengarnya tapi takan pernah bosan karna menurutku dealova itu lagu romantis yang pernah ada di indonesia. atau mungkin karna itu lagu kenangnku dengan seseorang yang hem..membuatku gimana gitu... he..he... hingga akhirnya ku tertidur.
jam telah menunjukan tepat pukul 19.00 malam. ku nyalakan tape usang yang terletak di sudut kamarku ku setel program untuk menyalakan radio dan ku setal frekuensi kesayanganku lalu ku rebahkan tubuhku setalah selesai tugas sore yang harus ku kerjakan.maklum aku tidak tinggal dengan orang tua,hal rutin yang harus aku kerjakan selesai mandi aku makan lalu cuci piring dan mematikan meteren air pam setelah itu aku boleh melakukan pekerjaan yang lainnya. ku pandangi langit-langit kamarku sambil ikut bernyanyi lagu kesukaanku yang dinyanyikan once yang judulnya dealova.aku senang sekali mendengarkan lagu dealova meskipun setiap hari ku mendengarnya tapi takan pernah bosan karna menurutku dealova itu lagu romantis yang pernah ada di indonesia. atau mungkin karna itu lagu kenangnku dengan seseorang yang hem..membuatku gimana gitu... he..he... hingga akhirnya ku tertidur.
Thursday, March 6, 2008
Subscribe to:
Comments (Atom)