Wednesday, September 23, 2009

Asa sang Bidadari

Berlabuh pada tepian bumi

dengan beribu malam antara mimpi

sepi bukan lagi penyakit hati

jika terulang semua bunyi


pokok pokok dahan tak pernah sendiri

mereka selalu dapat berdiri

meski tak pernah lewati sepi


bagaimana bila sepi dan mimpi terkubur

biarkan malam terus terbujur

ini bukan seni ukur

bukan pula untuk tertidur


bidadari jingga hanya ingin terhibur

dari sepi yang bermimpi

diantara semua bunyi

yang kian tertabur




puri kembangan, 24 september 2009

bidadari_jingga

Wednesday, September 16, 2009

sisi ruang

aku selalu melihat senja mulai berakhir
dan sepi mulai menguning di kaki cakrawala
juga embun yang mulai menetes satu persatu
pada dahan yang hampir saja mati

aku juga melihat anak- anak menaikan layang- layang
mengejar burung yang kian terbang tinggi
bernyanyi, senandungkan lagu rindu
rindu ayah dan bunda yang lalu

aku menapaki sisi-sisi ruang sempit dalam hati sang pelukis
yang mengais garis- garis yang kian menipis
yang terus meringis semakin tragis