Friday, May 30, 2008
Wednesday, May 28, 2008
Wednesday, May 14, 2008
diary ku
deary...
seneng deh akhirnya aku bisa kuliah juga, doaku yang hampir aku lupakan dan selalu aku anggap hanya angan-angan ternyata terwujud.... TUHAN tidak pernah lupa dan tidak pernah tertidur,aku berdoa supaya aku bisa melanjutkan kuliah saat aku duduk di bangku SMA. saat itu aku sering sekali berdoa agar aku bisa melanjutkan studyku tapi ternyata aku tidak dapat melanjutkan karna biaya,yang saat itu aku dan keluargaku hanya mengandalkan dari bantuan gereja..
Tapi TUHAN ternyata berkehendak lain aku mendapat pekerjaan di sebuah konfeksi sebagai karyawan buang benang dari situ aku dapat merasakan betapa susahnya mendapatkan uang hasil keringat sendiri,dan hasil dari aku bekerja sebagai karyawan konveksi per minggunya lumayan untuk menanbah pemasukan uang untuk keluargaku... kira- kira per minggu itu aku mendapat 110.000 itu jika banyak yang berminat di tempatku bekerja, karna melihat aku selalu ingin tahu maka oleh teman-temanku,aku diajarkan bagaimana caranya membordir dan akhirnya aku pun punya pengalaman selang waktu 2 bulan aku mendapat pekerjaan ya di tempat ku sekarang ini...
Disini aku mendapat buanyak sekali pengalaman dan pelajaran dari semua atassanku, teman-temanku yang baik.. meski aku pernah mengeluh bahkan menangis karena aku terkadang di marahin juga tapi semua itu tidak membuatku menyerah... akan aku ambil semua ilmu yang teman-temanku punya di sini
Hingga akhirnya aku pun di percayakan TUHAN untuk melanjutkan studyku ke DIII, mudah2an aku di berikan kemudahan untuk semua jalan kehidupanku ini....
karna aku selalu percaya kasihnya takan pernah berhenti meski bumi ini telah berakhir nantinya...
seneng deh akhirnya aku bisa kuliah juga, doaku yang hampir aku lupakan dan selalu aku anggap hanya angan-angan ternyata terwujud.... TUHAN tidak pernah lupa dan tidak pernah tertidur,aku berdoa supaya aku bisa melanjutkan kuliah saat aku duduk di bangku SMA. saat itu aku sering sekali berdoa agar aku bisa melanjutkan studyku tapi ternyata aku tidak dapat melanjutkan karna biaya,yang saat itu aku dan keluargaku hanya mengandalkan dari bantuan gereja..
Tapi TUHAN ternyata berkehendak lain aku mendapat pekerjaan di sebuah konfeksi sebagai karyawan buang benang dari situ aku dapat merasakan betapa susahnya mendapatkan uang hasil keringat sendiri,dan hasil dari aku bekerja sebagai karyawan konveksi per minggunya lumayan untuk menanbah pemasukan uang untuk keluargaku... kira- kira per minggu itu aku mendapat 110.000 itu jika banyak yang berminat di tempatku bekerja, karna melihat aku selalu ingin tahu maka oleh teman-temanku,aku diajarkan bagaimana caranya membordir dan akhirnya aku pun punya pengalaman selang waktu 2 bulan aku mendapat pekerjaan ya di tempat ku sekarang ini...
Disini aku mendapat buanyak sekali pengalaman dan pelajaran dari semua atassanku, teman-temanku yang baik.. meski aku pernah mengeluh bahkan menangis karena aku terkadang di marahin juga tapi semua itu tidak membuatku menyerah... akan aku ambil semua ilmu yang teman-temanku punya di sini
Hingga akhirnya aku pun di percayakan TUHAN untuk melanjutkan studyku ke DIII, mudah2an aku di berikan kemudahan untuk semua jalan kehidupanku ini....
karna aku selalu percaya kasihnya takan pernah berhenti meski bumi ini telah berakhir nantinya...
Monday, May 12, 2008
Thursday, May 8, 2008
saat ku pejamkan mata ingin aku lupakan segalanya
dan saat ku terbangun dari tidur malamku
ku selalu ingin tersenyum terlebih dahulu
mengucapkan senyum terindah yang ku miliki
tapi sepertinya semua hanya anggan semata
yang terbelenggu harapan
ku lihat dan ingin ku rasakan
kebahagiaan orang di sekitarku
setiap senja telah usai
ketakutanku dan kecemasanku datang menghantui
entah tak ingin ku pejamkan mata ini
tapi saat ku terlelap dalam mimpi semua serasa surga
entah sampai kapan aku selalu di hantui bayang-bayang kecemasan
yan tiada pernah lepas dari punggung ku
dimana oh mentari kan bersinar
tuk terangi hatiku yang gelap?
dan saat ku terbangun dari tidur malamku
ku selalu ingin tersenyum terlebih dahulu
mengucapkan senyum terindah yang ku miliki
tapi sepertinya semua hanya anggan semata
yang terbelenggu harapan
ku lihat dan ingin ku rasakan
kebahagiaan orang di sekitarku
setiap senja telah usai
ketakutanku dan kecemasanku datang menghantui
entah tak ingin ku pejamkan mata ini
tapi saat ku terlelap dalam mimpi semua serasa surga
entah sampai kapan aku selalu di hantui bayang-bayang kecemasan
yan tiada pernah lepas dari punggung ku
dimana oh mentari kan bersinar
tuk terangi hatiku yang gelap?
Subscribe to:
Comments (Atom)